Sepertinya,beberapa hari ini kepala mu riuh sekali,sehingga kau lupa pada sisi lain dalam diri mu. Ayo lah,beri sedikit waktu untuk anak kecil yang ada pada diri mu,untuk menangis meraung-raung tanpa beban. Ia juga butuh perhatian,Al.
Terlalu banyak hal yang kau khawatirkan tentang hidup. Santai saja lah,maksud ku,berencana jauh kedepan itu boleh,tapi jangan sampai merusak kebahagiaan mu hari ini,Al.
Kau kacau sekali,ada apa,Al? Aku tahu kau seorang sulung,tapi bukan berarti kau harus menanggung semuanya sendirian. Kau bisa bercerita nanti malam,besok,lusa,atau kapan pun kau mau. Aku akan mendengarkan.
Jangan menyusahkan diri sendiri,dengan bersikap seolah baik-baik saja. Itu akan membuat mu kelelahan. Lepaskan saja,pelan-pelan. Selesaikan segala urusan yang perlu disudahi,Al.
Tidak semua orang dapat kau percaya.Tapi tenang saja,Al. Kau tidak sendirian,kau masih punya sisi lain dalam diri mu untuk diajak bicara.
Serahkan segala cemas,ragu,sendu dan sedih mu pada-Nya. Bersedih jangan terlalu lama,agar kebahagiaan tidak singah terlalu cepat.
Jika malam-malam berikutnya kau merasa teramat kesepian,tenang,kau masih punya seseorang dalam diri mu untuk kau dekap erat-erat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar